Tampilkan postingan dengan label Kalam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Desember 2015

Semangat Pemuda Muslim

Masa muda adalah salah-satu nikmat besar yang Allah –subhanahu wata’ala- karuniakan untuk setiap hamba -Nya. Pada saat melewati masa-masa itu, tentu saja terjadi berbagai perbedaan antara satu orang dan yang lainnya.
Sebagian orang menghabisi masa mudanya untuk hal-hal yang lebih condong kedunia tanpa memikirkan akhirat. Berbagai trend modern diikutinya, tidak ketinggalan satu trend baru kecuali ia ikuti. Namun Sebaliknya, ada pula sebagian pemuda lebih memilih untuk mengejar targetnya masa depan, mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi tantangan zaman yang lebih berat. Mereka pun belajar di sekolaah-sekolah, pesantren, duduk bersama para ulama untuk mempelajari ilmu, mereka haus akan ilmu. Maka, merekalah pemuda-pemuda yang beruntung dimasa mudanya.
Saudaraku…
Seandainya kita mau menelisik kehidupan generasi muda di zaman salafus shalih, akan kita dapatkan betapa semangat mereka mengebu-ngebu untuk mendapatkan walau hanya setetes ilmu. Masa muda mereka adalah masa muda yang berguna untuk agama, nusa dan bangsa. Mereka selalu mengisi hari-hari mereka dengan hal-hal yang bermanfaat.

Perhatian Islam terhadap para pemuda

Betapa pentingnya peran pemuda dalam melanjutkan estafet masa depan, maka telah banyak ayat beserta hadist-hadist yang membicarakan tentang pemuda, seperti firman Allah berikut ini, “Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (QS. Al-Kahfi: 13)
Ayat ini menceritakan tentang semangat pemuda-pemuda ash-habul kahfi dalam melaksanakan syariat-syariat agama Allah sampai pada akhirnya mereka mau dibunuh oleh raja yang berkuasa pada waktu itu, namun kemudian Allah menunjukmereka ke goa.

Kenapa pemuda?

Karena pemuda adalah pemimpin-pemimpin masa depan, bapak dari anak-anak masa depan serta baik dan buruknya masa depan bangsa dan agama ini ada ditangan pemuda.
Pemimpin yang sekarang berkuasa semakin hari umurnya pun semakin meningkat dan semangatnya untuk melanjutkan hidup pun semakin melemah, seperti yang digambarkan oleh Allah dalam fimannya,
“Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban..” (QS. Ar-Ruum: 54)

Prinsip Pemuda Muslim

Satu matlamat jelas yang diwariskan oleh Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- untuk umatnya, sebuah hadist yang menuntun kita untuk menggunakan masa muda kita sebaik mungkin, “Gunakanlah lima hal sebelum berlalu lima hal : Masa mudamu sebelum datang masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, masa luangngmu sebelum masa sibukmu dan masa hidup mu sebelum matimu.” 1
Al-Imam Al-Munawi –rahimahullah- mengatakan, “Barulah seseorang betul-betul mengetahui nilainya Lima hal ini (waktu muda, masa sehat masa luang, masa kaya dan waktu ketika hidup) setelah kelima hal tersebut hilang.” 2
Saudaraku…
Semua karekter dan kriteia yang disebutkan didalam hadist diatas ada pada jiwa seorang pemuda. Seorang pemuda masih sehat dan kuat, masih kaya dan masih banyak waktu kosong bagi mereka. Maka beruntunglah bagi pemuda pemuda yang bisa menggunakan masa mudanya sebaik mungkin, mereka itulah yang disebutkan dalam hadist Rasulullah –shallallahu’alaihi wasallam-,
“Tujuh golongan yang mendapat perlindungan Allah pada hari tidak dimana tidak ada perlindungan kecuali perlindungannya (disebutkan diantaranya): …. Dan seorang pemuda yang tumbuh dalam keadaan beribadah kepada Allah,..” 3

Pemuda dan semangat menuntut ilmu

Ilmu lah yang akan membimbing kehidupan seseorang menjadi lebih baik, dengan ilmu Allah mengangkat derajat seorang budak melebihi derajat tuannya, seorang rakyat melebihi pemimpinnya, hanya karena ilmu. Sampai-sampai salah seorang ulama mengatakan.
Begitu pentingnya ilmu dalam kehidupan seorang hamba. Maka sungguh mustahil bagi orang-orang yang beranggapan, “Kecil dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya, dan mati masuk surga.”, karena ilmu tidak akan didapatkan dengan sifat dan hal-hal seperti itu. Maka, tidak heran jika al Imam asy Syafi’i rahimahullah sampai mengatakan,
“Barangsiapa yang tidak pernah mencicipi pahitnya belajar
Maka dia akan meneguk hinanya kebodohan di sepanjang hidupnya
Barangsiapa yang tidak menuntut ilmu di masa muda
Maka bertakbirlah empat kali, karena sungguh dirinya telah wafat”
(Diwan al Imam asy Syafi’)

Masa muda modal masa tua

Beramal untuk masa tua adalah salah satu cara untuk tidak terperosok dalam jurang kegagalan masa depan, istilah “madsur”, masa depan suram, yang sering terdengar ditelinga kita. Nuang jauh-jauh kata ini, jangan kekangkan jiwa mudamu untuk melaksanakan suatu hal positif hanya karena sebuah alasan kecil.

Sebelum masa itu berlalu

Setiap kita akan melalui masa mudanya. Maka sebelum penyesalan menghampiri kita, lakukanlah dari sekarang. Penuhilah rasa hausmu akan ilmu dan beramallah sebelum terlambat. Alangkah indahnya untaian sya’ir imam Asy-Syafii -rahimahullah- dalam diwannya,
تَبْغِيْ النَّجَاةَ وَلَمْ تَسْلُكْ طَرِيْقَتَهَا * اِنِّ السَّفِيْنَةَ لَاتَجْرِيْ عَلَى اليَبَسِ
“Engkau menghendaki kesuksesan namun engkau tidak menempuh jalannya..
Sesungguhnya perahu tidak berjalan diatas padang pasir”
Ingatlah wahai saudaraku…
Setiap kita akan ditanya diakhirat kelak tentang masa mudanya untuk apa ia habiskan dengannya, sebagaimana Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,
“Takkan bergeser kedua kaki manusia pada hari kiamat sampai selesai ditanya tentang empat perkara: tentang umurnya, untuk apa dihabiskan; tentang masa mudanya, untuk apa dipergunakan; tentang hartanya, dari mana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan; dan tentang ilmunya, apa yang sudah diperbuat dengannya.” 4
Saudaraku…
Ingatlah akan sabda Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam-,
إِذَا مَاتَ اِبْنُ آدَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ : عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْ لَهُ
“Jika manusia itu mati, maka amalannya akan terputus kecuali tiga perkara: Ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, dan anak shalih yang selalu mendoakanny.” (HR. Muslim no. 1631, dari Abu Hurairah)
Maka, kita berharap kepada Allah semoga diberikan umur yang barokah, masa muda yang cerah dan selalu dalam bimbingan Allah -subhanahu wata’ala- sampai bertemu dengannya dihari akhir kelak. Amin
Wallahu’alam bisshowab.
(Artikel ini juga dimuat dalam Buletin Nida’ul Irsyad)
  1. HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadroknya no 7927, An-Nasaai dalam Al-Kubra no 11832. Dikatakan oleh Adz-Dzahabiy dalam At-Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Hadits ini dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shogir
  2. Lihat: At Taisir Bi Syarh Al Jami’ Ash Shogir, jilid 1, hal.356
  3. HR. Bukhari: no. 1432 dan Muslim no. 1031
  4. HR. At-Tirmidzi no.2417, dan beliau berkata: “hadits hasan shahih” Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah hadits no. 946

Selasa, 01 Desember 2015

Ketika Anak Lahir Dalam Keadaan Cacat – Video

Ada sebuah adab yang diberikan oleh Islam terkait menyikapi adanya anak yang baru lahir dalam keandaan cacat. Maka diantara sebuah nikmat yang besar kepada orang tua adalah ketika Allah memberi momongan yang sehat dan normal.

Dan sebaliknya jika seorang mendapat ujian berupa mendapatkan momongan yang kurang normal, maka wajib baginya bersabar untuk menharap pahala dari Allah. Sebagaimana yang dijelaskan Allah dalam surat Al-Baqarah-216

Simak video lengkapnya dari penjelasan ustadz Aris Munandar, M.Pi berilut ini

 

Senin, 30 November 2015

Hijab Wanita Menurut Dr. Zakir Naik

Seorang sekretaris wanita dari Oxford Union bertanya kepada Dr. Zakir Naik tentang ‘Hijab’ yang dalam Islam dianggap sebagai sesuatu yang dapat melindungi wanita. Menurutnya hijab adalah sesuatu yang amat mengekang wanita untuk membuat keputusannya.

Berikut jawaban dari Dr. Zakir Naik:


Jika Anda baca Qur’an, Qur’an dan Islam menganjurkan Hijab. Wanita harus tertutup. Yang dapat terlihat hanya muka dan telapak tangan. Ini untuk kesopanan. Dan tak hanya dalam Al Qur’an tapi juga dalam Injil. Jika Anda baca ini dalam Timothy (2) : 9. Dikatakan, bahwa wanita haruslah berpakaian yang tertutup, anggun dan tidak boleh menunjukkan rambut, emas juga berlian.
Lebih jauh tercantum dalam Chorintians (11): 5-7. “Wanita yang tak menutup kepala maka dia tak menghormati kepala, kepalanya haruslah dicukur habis.” Akan tetapi saya tidak setuju dengan ini.

Saya hanya mengutipkannya dari Injil. Sama jika Anda baca Vedas menyatakan bahwa wanita harus menutup kepalanya.

Jadi semua kitab religi mengatakan tentang wanita agar menutupi kepalanya. Itu untuk kesopanan. Bukan untuk merendahkan wanita. Dan jika Anda periksa dugaan-dugaan yang dibuat tentang saya, Dr. Zakir Naik mengatakan, jika kamu tak memakai hijab dan memakai pakaian Barat membuat peluang bagi wanita diperkosa.Itu salah kutipan lagi.

Yang saya katakan, jika wanita memakai pakaian terbuka membuat mereka lebih rentan pada pemerkosaan. Yang saya kutip dari Koran yang sama, Sunday Times yang bicara menentang saya. Setahun sebelumnya, 9 Maret 2009, Sunday Times memasang artikel di Inggris 1 dari 7 orang merasa bahwa wanita yang memakai pakaian seksi dia harus dipukul. Saya tidak setuju dengannya. Ini hanya data statistik di Inggris.

Ada juga artikel tahun 2005, pada Koran yang sama mengatakan, 26% warga Inggris merasa jika wanita memakai pakaian terbuka, bertanggung jawab penuh pada percobaan pemerkosaan.

Jadi yang ingin saya katakan. Lebih sopan pakaian Anda, Anda akan lebih disegani. Jadi Islam, menyarankan hijab untuk wanita tidak untuk merendahkan tapi untuk meninggikan derajatnya.
Saya setuju mungkin terdapat perbedaan budaya. Islam tak dapat memaksa seseorang untuk memakai hijab. Ada perbedaan budaya. Contohnya, beberapa masyarakat, bahkan jika hanya melihat wanita adalah tak sopan. Beberapa yang lain melihat tidak masalah tapi menyentuh sudah tak sopan.

Beberapa yang lain berjabat tangan tak masalah, beberapa lagi mencium tak masalah. Ada juga yang berbuat apapun selama keduanya setuju tak jadi masalah. Beda masyarakat, beda kultur, memiliki aturan yang berbeda.

Saat pergi ke Amerika saya memberikan pidato. Seseorang mengatakan wanita Timur tidak sopan. Saya terkejut, kenapa wanita Timur tak sopan? Dia bilang, “Kalian wanita Timur, mempertontonkan perut kalian.” Jadi di Negara Barat Amerika, mempertontonkan perut itu tak sopan. Di India mempertontonkan perut itu lumrah, tetapi memakai celana yang dianggap tak sopan. Jadi beda kultur beda sistem.

Islam tak dapat memaksa seseorang untuk taat. Ini dijelaskan dalam QS. Al Baqarah (2): 256. “Tak ada paksaan dalam agama.”

Tapi jika ada wanita yang ingin memakai hijab karena merasa dirinya berharga. Saya yakin tak ada wanita manapun yang tak setuju.

Dan saat di Inggris, saya melihat ratusan hingga ribuan wanita yang menutup kepalanya dan merasa terhormat, karena terlihat sopan. Semoga dapat menjawab pertanyaan Anda.
(fauziya/muslimahzone.com)

Rabu, 18 November 2015

King Suleiman ANTV, Pemalsuan Sejarah

Mohon tanggapan untuk sinetron King Suleiman di ANTV yang bnyak meresahkan kaum muslimin. Trim’s

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Keberadaan berbagai macam sinetron yang ditayangkan di televisi, memberikan pelajaran bagi kita akan pentingnya pendidikan sejarah dalam kehidupan manusia. Untuk melihat masa depan, seseorang perlu memahami masa lalunya. Al-Qur’an sendiri banyak memuat berbagai cerita umat terdahulu, agar umat Islam dapat mengambil hikmah dan pelajarannya untuk menghadapi hari depan.

Tidak heran jika setiap bangsa senantiasa merumuskan sejarah masa lalunya. Sejarah berperan sangat penting yang mengarahkan kebangkitan suatu bangsa atau peradaban.

Muhammad Asad (Leopold Weiss) dalam bukunya, Islam at the Crossroads, menulis,
No civilization can prosper – or even exist, after having lost this pride and the connection with it’s own past…

“Tidak ada peradaban yang berjaya, bahkan bisa eksis, setelah mereka kehilangan kebanggaan dan keterkaitan dengan masa lalunya.”

Karenanya, telah menjadi salah satu konspirasi orang kafir, mereka berusaha mengaburkan sejarah kaum muslimin. Melalui pemalsuan sejarah, orang kafir berusaha melakukan upaya balas dendam terhadap para tokoh islam yang tidak mampu mereka lawan. Mereka juga mengarahkan umat untuk mengagungkan tokoh fiktif dari pada pahlawan umat yang sejatinya.

Siapa King Suleiman?

Beliau adalah Sulaiman bin Salim al-Qanuni. Orang barat mengenalnya dengan Sulaiman al-Adzim (The Great Sulaiman). Beliau menjabat khalifah selama 48 tahun, sejak 926 H. Tercatat beliau sebagai raja Daulah Utsmani yang paling lama menjadi khalifah.

King Sulaiman merupakan salah satu raja Daulah Utsmaniyah yang paling disegani dunia barat. Dikenal sangat mahir dalam bidang politik dan ketatanegaraan. Beliau mengembalikan keutuhan Daulah Utsmaniyah yang diambang perpecahan. Diantaranya, beliau menggagalkan pemberontakan yang dilakukan orang-orang syiah dibawah pimpinan Qilnadar Jalbi, yang memiliki kekuatan sekitar 30.000 pengikut.

Jihad King Suleiman

Beliau dikenal sebagai raja yang paling sering jihad selama masa kepemimpinan Daulah Utsmaniyah. Diantara keistimewaan beliau, setiap kali mengirim surat ke berbagai daerah, beliau meniru gaya Nabi Sulaiman ketika mengirim surat ke negeri Ratu Saba (Ratu Bilqis), yang Allah ceritakan di surat an-Naml,

إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

“Ini dari Sulaiman, Isinya: Bismillahirrahmanirrahiim.” (QS. an-Naml: 30).
Dengan intensitas ekspansi ke daerah kafir yang tinggi, hingga di tahun 927 H, kaum muslimin berhasil menaklukkan Beograd (ibu kota Serbia). Padahal ketika itu, Beograd dikenal sebagai pintu eropa tengah dan benteng masihiyin (kristiani). Beliau juga sempat mengepung Wina (Austria), dan memasukkan wilayah Budapest (Hongaria) ke kawasan Utsmani.

Beliau juga melakukan tekanan terhadap negeri Syiah, Daulah Shafawiyah (Iran). Beliau melakukan penyerangan 3 kali, dari tahun 941 hingga 962 H. Dari usaha ini, beliau banyak mengembalikan wilayah kaum muslimin dari penindasan orang Syiah. Sehingga di masa King Sulaiman, orang syiah dalam posisi sangat tertekan.

Semua upaya yang beliau lakukan merupakan proye besar untuk mengembalikan kejayaan kaum muslimin. Di samping itu, beliau berhasil mengusir Portugis dari wilayah perairan laut merah, dan menghentikan gerakan orang kafir yang sangat ambisius untuk menguasai timur tengah.

Peran Ulama dalam Menetapkan Hukum

Diantara faktor pendukung kejayaan kekhalifahan Daulah Utsmaniyah di masa beliau, posisi rakyat yang sangat loyal terhadap negara. Karena di masa beliau, perumusan undang-undang negara diserahkan kepada para ulama. Undang-udang itu dikenal dengan nama: Qanun Sulaiman Namah (Undang-undang Sulthan Sulaiman).

 Salah satu ulama yang memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan undang-undang ketika itu adalah Imam Abu Su’ud Afandi. Seorang ulama ahli bahasa, ahli tafsir, peneliti, penulis kitab Tafsir Irsyad al-Aql as-Salim ila Mazaya al-Kitab al-Karim, atau yang sering dikenal dengan tafsir Abu Su’ud. Tafsir ini tebalnya 9 jilid, banyak menjelaskan sisi keistimewaan bahasa dan logika yang diajarkan al-Quran.

Prof. Jamaluddin Falih al-Kilani – peneliti sejarah asal Iraq – menegaskan, masa kekhalifahan Sultan Sulaiman al-Qanuni dinilai sebagai masa keemasan Daulah Utsmaniyah. Mengingat Daulah Utsmaniyah dianggap sebagai kejaraan terkuat di dunia, terutama sepanjang kawasan laut tengah.

Ketika beliau diangkat menjadi khalifah, ada salah satu penyair yang mengatkan,

قل للشياطين البغاة اخسأوا *** قد أوتى المُلك سليمانُ

Sampaikan kepada setan pemberontak, “Mampus kalian..”
Kerajaan telah diserahkan kepada Sulaiman.
(Disadur dari tulisan: as-Sulthan Sulaiman al-Qonuni, karya Dr. Raghib as-Sirjani).

Karena itu tidak heran ketika barat merasa belum tenang jika mereka belum melakukan balas dendam terhadap King Sulaiman. Jika jasadnya tidak bisa mereka sentuh, kehormatan beliau yang menjadi sasarannya. Stasiun TV swasta yang doyan harta-wanita, menjadi corong mereka untuk menyebarkan kedustaan sejarah itu.

Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari kejahatan mereka.

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Selasa, 17 November 2015

Komentar Untuk Kejadian Paris

Mohon nasehat untuk kejadian penembakan di Paris.. apakah pelakunya benar ISIS? Bagaimana islam menjawab kejadian semacam ini?

Jawab:

 Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Sebenarnya yang layak memberi komentar untuk kasus semacam ini adalah ulama kelas dunia. Karena mereka yang lebih memahami ‘fiqh waqi’ dan kesimpulan nasehat dari al-Quran dan sunah.
Hanya saja, ada beberapa catatan yang bisa kita jadikan sebagai sikap awal dalam memahami tragedi semacam ini,

Pertama, bahwa islam berlepas diri semua tindakan kriminal dan kedzaliman yang dilakukan oleh kaum muslimin. Dan sebenarnya seluruh masyarakat sepakat bahwa agama tidak disalahkan, karena tindak kriminal yang dilakukan penganutnya.

Dulu ketika Timothy McVeigh melakukan pengeboman di Gedung Federal Alfred, Oklahoma City, tidak kita jumpai ada orang yang menyudutkan agamanya. Timothy ketika itu beragama Katolik. Dan tidak pernah kita dengar ada orang yang menyalahkan Paus vatikan, gara-gara ulah penganutnya. Padahal tindakan satu orang katholik ini telah menewaskan ratusan pengunjung di Mall itu.
Ketika orang Myanmar membabi buta membakar kaum muslimin, sampai mengusir mereka dari Rohingya, dunia rasanya tidak ada yang menyudutkan agama pelakunya. Mereka beragama Budha. Bahkan para biksu budha-pun turut melakukan tindak anti-kemanusiaan itu.

Tidak ada agama yang bisa lepas dari keberadaan penganutnya, yang melakukan tindak kriminal. Baik dengan alasan doktrin agamanya atau alasan pribadi. Namun itu semua sifatnnya subjektif.
Sebagaimana ini ketika terjadi pada kaum muslimin, pengakuan pelaku bahwa itu doktrin agama, sifatnya ijtihad pribadi, yang belum tentu dibenarkan dalam agama.

Kedua, semua orang butuh damai, bisa hidup nyaman, sehingga bisa melakukan banyak aktivitas tanpa gangguan. Bahkan islam banyak menekankan kepada umatnya tentang arti penting  nikmat aman. Hingga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa nikmat aman merupakan salah satu nikmat yang jika dimiliki seseorang maka dia seperti memiliki dunia seisinya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِى جَسَدِهِ آمِنًا فِى سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا

Siapa yang di pagi hari dalam kondisi sehat jasadnya, aman di tempat tinggalnya, dan dia memiliki makanan di hari itu, seolah dibentangkan untuknya dunia. (HR. Turmudzi 2517, Ibn Majah 4280 dan dishahihkan al-Albani).

Karena itu, anggapan sebagian non muslim yang sangat apriori terhadap islam, seperti pernyataan bahwa muslim adalah model manusia suka konflik, ini jelas pemahaman yang salah besar. Islam mengajarkan kedamaian, diturunkan oleh Allah sebagai rahmat, memperbaiki manusia dan bukan untuk merusak manusia.

Ketiga, kedepankan sikap hati-hati dan jangan mudah terprovokasi dengan berita yang bersliweran. Terutama berita dari media liberal. Mereka secara sengaja terkadang sangat menyudutkan islam dengan alasan kemanusiaan. Karena mareka gagal paham, tidak bisa membedakan antara ajaran agama dengan tindakan penganut agama.

Allah telah memberikan bimbingan, agar kita tidak mudah percaya dengan berita dari model manusia penyebar berita. Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. al-Hujurat: 6)

Semua berita, sangat sarat dengan tendensi ideologi dan opini. Karena itu, menelan mentah-mentah sebuah informasi dari media massa adalah sebuah kesalahan besar, sehingga terjadilah seperti yang Allah firmankan, ’menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu’.

Keempat, ada informasi mengenai pengakuan ISIS bahwa mereka bertanggung jawab untuk kejadian Paris. Kita tidak tahu pasti apakah pengakuan mereka itu benar ataukah karena karakter mereka yang suka memancing kehadiran musuh. Hingga kini, kita belum mendapatkan informasi yang valid mengenai latar belakang pelaku.

Terlepas dari hal itu, kita sangat menyayangkan sikap ISIS. Bagi orang yang paham, doktrin ISIS sama sekali tidak ada hubungannya dengan islam. Sekalipun mereka menggunakan nama islam.

Hanya saja, pengakuan ISIS bisa menjadi alasan bagi orang yang apriori untuk semakin menyudutkan islam.

Karena itu, para ulama menganggap bahwa isis semakin memperparah luka yang dialami kaum muslimin. Hingga Dr. Soleh as-Suhaimi menyampaikan ceramah bertajuk,

داعش تخدم أعداء الإسلام

“ISIS, merekalah pelayan para musuh islam.”

Karena ulah ISIS, para musuh islam memiliki alasan untuk mengobok-obok negeri islam.
 
 Kelima, perbanyak berdoa, memohon kepada Allah perlindungan dari fitnah.

Memilih sikap diam, tidak komentar, tidak responsif terhadap fitnah, dan menyerahkannya kepada orang yang lebih berilmu, itu yang dianjurkan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سَتَكُونُ فِتَنٌ الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ الْقَائِمِ ، وَالْقَائِمُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ الْمَاشِى ، وَالْمَاشِى فِيهَا خَيْرٌ مِنَ السَّاعِى ، مَنْ تَشَرَّفَ لَهَا تَسْتَشْرِفْهُ ، فَمَنْ وَجَدَ فِيهَا مَلْجَأً أَوْ مَعَاذًا فَلْيَعُذْ بِه

Akan terjadi fitnah, orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, orang yang berjalan lebih baik daripada yang berlari, barangsiapa yang mencari fitnah maka dia akan terkena pahitnya dan barangsiapa yang menjumpai tempat berlindung maka hendaknya dia berlindung. (HR. Bukhori 3601 dan Muslim 2776)

Diantara doa yang bisa kita rutinkan adalah doa perlindungan fitnah,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً فَاقْبِضْنِى إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونٍ

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu taufiq untuk bisa mengamalkan semua kebaikan, meninggalkan semua kemungkaran, dan bisa mencintai orang miskin. Jika Engkau menghendaki untuk menimpakan ujian (fitnah) bagi hamba-hamba-Mu, maka wafatkanlah aku, tanpa terkena fitnah itu

Allahu a’lam.

 Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Mimpi Bercinta Dengan Seseorang?

Saat tidur, tidak jarang Anda akan mengalami yang namanya mimpi, atau sering juga disebut dengan bunga tidur, benar kan? Secara menakjubkan otak seperti memiliki potongan adegan film yang tampak sangat nyata.

Tapi pernahkah Anda bermimpi sedang bercinta atau berhubungan seks dengan seseorang? Dikutip dari tulisan Sarah Jio di womansday.com, ternyata mimpi sedang melakukan seks dengan seseorang punya banyak makna, tergantung siapa yang sedang bercinta dengan Anda. Yuk simak langsung saja.
  • Bercinta Dengan Sesama Wanita

    Meski Anda normal, dalam arti hanya tertarik pada laki-laki, tapi ini mungkin terjadi sebagai mimpi. Mimpi seperti ini menunjukkan kedekatan Anda dengan teman wanita tersebut. Bisa juga mengindikasikan Anda punya ketertarikan pada sesama jenis. Meski nampak real, bukan berarti mempengaruhi orientasi seksual Anda.
  • Bercinta Dengan Mantan Kekasih

    Baik Anda sudah lama tak pernah menghubunginya atau tetap berkomunikasi dengannya, mimpi seperti ini mungkin terjadi. Hal ini bisa menandakan bahwa Anda kangen dengannya. Bukan berarti Anda masih cinta, hanya saja, mungkin otak Anda sedang mengulik kenangan masa lalu dan kemudian muncul dalam mimpi secara tak sengaja.
  • Bercinta Dengan Orang Yang Anda Kenal Tapi Tak Tertarik Sama Sekali

    Bisa jadi wujud mimpi ini adalah gambaran tentang kebencian Anda atau kekesalan Anda terhadap orang tersebut sehingga terbawa dalam bentuk mimpi buruk. Tak perlu khawatir atau ketakutan, itu hanya mimpi buruk. Sebaiknya Anda tak terlalu memikirkannya.
  • Bercinta Dengan Orang Yang Tidak Seharusnya

    Tak seharusnya dalam hal ini misalnya suami teman Anda atau suami kakak Anda dan lain sebagainya. Jika Anda mengalaminya, hal ini mungkin gambaran rasa penasaran Anda pada orang tersebut. Penasaran bagaimana rasanya bercinta dengan orang tersebut atau karena terbawa kebiasaan seksual Anda yang berbeda.
  • Bercinta Dengan Suami Dalam Wujud Yang Berbeda

    Jika Anda mimpi seperti ini, Anda mungkin mengalami kebosanan dengan suami. Anda perlu memperbarui hubungan Anda, bisa juga dengan mencoba posisi bercinta yang belum pernah dicoba dan meningkatkan perhatian serta keromantisan.
  • Bercinta dengan Sosok Kesatria

    Sosok kesatria bisa muncul dalam bentuk gagah dan sebagainya. Jika seperti ini, mungkin Anda menginginkan hubungan yang lebih emosional, bukan hanya secara fisik. Anda dan pasangan perlu menggali lebih dalam bahwa seks bukan hanya soal mengeksplorasi bagian tubuh, namun dilakukan dengan perasaan, dengan hati.
Itu dia beberapa makna di balik mimpi bercinta dengan seseorang. Terkadang mimpi memang sering muncul dengan cara yang aneh dan tidak masuk akal, namun semua itu juga muncul karena aktivitas otak Anda. Semoga bisa diambil sisi positifnya ya Ladies.

Sumber : anonymous